SAATNYA MENJADI WIRAUSAHA MUDA

SAATNYA MENJADI WIRAUSAHA MUDA

Jakarta, Senin (07/01/2019), Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (FE-UNJ) menyelenggarakan kegiatan seminar nasional kewirausahaan. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Latief Hendradiningrat Gedung Dewi Sartika, Kampus A, UNJ ini mengangkat tema “Inspiring Entrepreneur: Be A Great Young Entrepreneur”. Sesuai dengan tema, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan wirausahawan, seperti Dono Widiatmoko (CSR Head Novartis Indonesia), Haykal Kamil (Owner Kal’s Chicken), Naula Kamila (CEO Mecapan), Syifa Alsakina (CMO mecapan), dan Nilamsari (CEO PT Baba Rafi). Kegiatan Inspiring Entrepreneur (IE) ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FE-UNJ terhadap rendahnya tingkat wirausaha. Dan juga merupakan implementasi matakuliah yang tengah diampuh, yakni kewirausahaan. Penerapan tidak hanya sebatas untuk mahasiswa yang menempuh matakuliah tersebut, namun juga untuk seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini.

Rangkaian kegiatan ini dibuka dengan sambutan ketua pelaksana, Andri Wiyogo. Menurut Andri Wiyogo, kebanyakan jumlah pengangguran berasal dari kota. Lebih parahnya tingkat pengangguran terbesar ialah berada di tingkat  SMK dan Diploma, alasannya karena mereka gengsi dalam memilih pekerjaan. Oleh karena itu, tujuan dari acara ini untuk memberikan solusi dari gengsi adalah membuka lapangan pekerjaan sendiri atau menjadi entrepreneur. “Harapan kami, dengan diundangnya pembicara hebat ini dapat memotivasi untuk menjadi entrepreneur yang sukses dan dapat ikut berkontribusi dalam perekenomian Indonesia” pungkas Andri Wiyogo.

Sambutan selanjutnya disampaikan Agus Wibowo M.Pd, dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan sekaligus mewakili dekanat FE-UNJ. Menurut Agus Wibowo M.Pd, kegiatan IE digelar selain menjadi inspirasi bagi lahirnya pengusaha muda dari kalangan mahasiswa, juga melatih mahasiswa menghayati karakter entrepreneur. Entrepreneur hebat, ungkap Agus Wibowo M.Pd, tidak bekerja sendiri. Mahasiswa harus membiasakan diri untuk berja sama—yang nantinya dapat diaplikasikan dengan membangun jejaring kerja. Laksana satu lidi, ketika sendiri tidak akan berfungsi. Tetapi ketika telah bergabung dengan lidi-lidi lainnya, akan kuat dan dapat berfungsi maksimal.

Acara selanjutnya dibuka dengan persembahan memukau yang ditampilkan oleh Ratoh Jaroe FE UNJ sehingga menambah acara menjadi lebih menarik. Mengingat seperti yang disuguhkan pula pada pembukaan memukau Asian Games 2018 lalu. IE yang terbuka untuk umum ini dikemas dalam rangkaian talkshow yang dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama dipaparkan materi oleh Dono Widiatmoko. “Kita yang membentuk masa depan kita. Menjadi orang kaya itu mudah, caranya kalian harus punya keterampilan khusus. Kalau kita jatuh, belum sukses, ya bangun lagi, sebab itu yang membuat kita spesial. Beberapa orang fokus pada kekurangan kita. Maka kita harus sadar, kekurangan yang dimiliki kita perbaiki dan kekuatan yang dimiliki harus dijaga. Bercita-citalah menjadi orang kaya tapi idealis” ulasnya.

Pada sesi kedua, selanjutnya dipaparkan materi oleh Naula Kamila dan Syifa Alsakina. “Ga mudah untuk seseorang memulai usaha, apalagi dizaman teknologi. Dikalangan usia muda banyak keraguan dalam membangun binsis, salah satu tekniknya adalah terus belajar dan membangun kerja sama yg lebih baik. Mumpung muda, perbanyak lah mencoba walaupun banyak mistake. Entrepreneurship tidak ada batasan umur. Yang sering terjadi adalah hanya sebatas mimpi dan sulit untuk mengeksekusi mimpi tersebut” ulas CEO dan CMO Mecapan.

Setelah materi pertama dan kedua selesai, acara dilanjutkan dengan hiburan yang dipersembahkan oleh Mikart FE. Persembahan dengan menyuguhkan lagu-lagu yang membangkitkan semangat para peserta.

Kembali pada acara inti, yaitu pemaparan materi di sesi tiga oleh narasumber yang paling dinanti, yakni Haykal Kamil. Dalam materinya, pria yang berusia 28 tahun ini memaparkan bahwa untuk memulai bisnis adalah hanya dengan memulainya , jangan ditunda-tunda. Pengalaman adalah hal yang paling berharga. Adik dari aktris Zaskia Adya Mecca ini berawal memulai bisnis dari menjual baju semasa SMA , mendapatkan penghasilan 10juta dalam tiga hari. Bahkan pernah berjualan di pinggir jalan Gelora Bung Karno dengan penuh hujatan.

Tidak hanya Haykal Kamil saja yang memaparkan materi pada sesi tiga ini. Nilam Sari pun menyampaikan pengalamannya dalam membangun bisnis. “ketika bisnis saya sedang naik saya pernah mengalami kerugian mencapai 14 Milyar, sebab saya tergiur investasi di bisnis yang tidak tau medannya” ujar pemilik PT Baba Rafi.

Persembahan oleh para panitia merupakan penutup dari rangkaian acara ini. Hadirnya IE diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha yang tinggi dikalangan pemuda. Dengan meningkatnya jumlah wirausaha, maka dapat menurunkan angka kemiskinan dengan terbukanya lapangan pekerjaan.