Bekerja sama dengan National University of Tainan dan Universitas Negeri Gorontalo, UNJ Gelar Seminar Internasional

Bekerja sama dengan National University of Tainan dan Universitas Negeri Gorontalo, UNJ Gelar Seminar Internasional

Bekerja sama dengan National University of Tainan dan Universitas Negeri Gorontalo, UNJ Gelar Seminar Internasional

Kamis, 15 November 2018

Bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta menggelar seminar internasional di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika Kampus A, Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, DKI Jakarta, Kamis (15/11/2018).

  index21index23 index22

Seminar tersebut mengangkat tema besar tentang “The Society Empowerment through Creative Economics and Education in Disruptive Era” dan dihadiri oleh 37 lembaga nasional serta internasional.

Kegiatan yang digelar dua sesi (Seminar dan Conference) tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pemerintah dan praktisi, diantaranya Meg Mingchen Lu, Ph.D. (National University of Tainan), Fajar Bambang Hirawan (Asisten Staf Khusus Presiden) dan Dr. Nining I Soesilo, M. A. (UKM Center dari Universitas Indonesia).

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan seminar internasional tersebut, Prof. Dr. Dedi Purwana ES, M.Bus. (Dekan FE UNJ) menyampaikan bahwa kegiatan International and Seminar Conference (ISC) tersebut merupakan momentum kerja sama yang sangat tepat bagi UNJ, UNG dan National University of Tainan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama di tingkat internasional dalam rangka merespon sejumlah tantangan di masa depan” ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Achmad Ridwan, M.Si. (PLT Wakil RektorI UNJ). Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat representatif dengan kebutuhan dan realitas dalam menghadapi era disruptif.

ISC merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh FE UNJ sebagai salah satu bentuk nyata kontribusi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat Internasional.

sumber: Muhammad Yusuf